Aksara

Latihan Lari

Udah latihan lari lebih dari 3 tahun, tapi kok segini-gini aja performanya?

Ternyata, yang matter bukan performanya, tetapi kenikmatan berlari itu sendiri. Bisa sendirian. Tanpa musik. Lebih sehat. Dan tanpa sadar, jadi terus-terusan kepengen jaga makan karena makanan mempengaruhi kenyamanan saat lari.

Bisa menikmati suasana tenang dan menghirup udara segar. Itu paling penting sepertinya. Ini trail tempat biasa aku lari di dekat tempat aku tinggal.

trail

Jadi rajin masak juga. Bisa irit. Apalagi buat teman-teman yang tinggal diluar Indonesia, masak jadi skill yang diperlukan banget. Kalau ngga bisa masak, jadi boros (banget). Misalnya, di Australia tempat aku tinggal, sekali makan bisa habis sekitar $18-$25 per orang. Kalau makan 2x sehari, dan keluarga 3-4 orang, bisa dibayangkan pengeluarannya kan?

Selain itu, kalau mau, bisa juga join club lari. Aku sih lebih prefer lari sendirian. Bisa process my own thoughts kalau lari sendirian. Tapi temanku ada yang lari gara-gara butuh teman. Jadi dia janjian di jam tertentu, ketemuan sama temannya untuk lari bareng. Dia lari justru untuk bersosialisasi. Kebalikan sama aku.

Intinya, dengan lari, bisa punya lebih banyak teman juga.

Segini dulu untuk sekarang. Ngga kerasa sudah jam 1 pagi disini. Lanjut lagi nanti ya...